jika kamu cari di AI, bahkan meng”iya”kan pernyataan diatas, Pernyataan “kampus bukan tempat aplikatif solutif” dapat dilihat sebagai kritik yang membangun agar institusi pendidikan tinggi tidak terlena dengan aspek teoritis saja. Namun, realitasnya, kampus memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar tempat belajar. Sebagai pusat Tri Dharma, kampus juga berfungsi sebagai penghasil inovasi dan solusi aplikatif yang berkontribusi signifikan terhadap kemajuan masyarakat dan bangsa.
kebanyakan kami yang praktisi, kerja lapangan bosan dengan teori – teori. Tetapi saat ini saya sedang sakit batuk, kata dokter yang memberi obat jangan berharap langsung sembuh, perlahan ada tahapannya.
saya jadi ingat masalah diatas, bahwa tidak semua hal harus cepat dapat diselesaikan.
tentu untuk hal2 mendesak, maka kegiatan perbaikan dan penyempurnaan harus segera dilakukan dengan cara yang seefektif dan seefisien mungkin, biasanya bergantung nalar.
kenapa seperti itu, karena teori / kesimpulan / hipotesis hanya akan timbul setelah dilakukan banyak pengujian, masalahnya kesalahan pekerjaan biasanya baru ditemukan, atau jika sudah ditemukan pasti sudah ada pemecahan solusi cepatnya.
dengan kata lain kampus hanya ada dimasa “pengujian” saja, selain itu maka hanya jadi bumbu2 dengan beda bahan baku saja.
Disklaimer : pernyataan ini bukan untuk menyudutkan dunia pendidikan, tetapi menunjukkan sudut pandang yang berbeda.

