Aplikasi Makan Memory

Aplikasi Makan Memory

Pernahkah kalian merasa kesal dengan perangkat entah HP atau PC yang lemot, dan loading lama ?

Pasti akan disarankan untuk memperbesar memory, lalu memory itu apa ?

Memori adalah kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengambil kembali informasi.

Bukan hanya di perangkat keras seperti komputer dan HP, diseluruh tubuh manusia bahkan memiliki memori. Dalam konteks agama dan sains juga terdapat sebuah ungkapan bahwa segala sesuai (bumi dan isinya) merekam apa yang dilakukan sekitarnya.

Memori di tubuh manusia

Berikut penjelasan bentuk dan fungsinya berbeda dari memori pikiran (ingatan) ini semua adalah memory biologis.

  1. Memori di Otak (Memory Kognitif)

Ini yang umum kita ketahui sebagai memory adalah mengingat nama, pengalaman, pengetahuan, emosi, dsb. Semua terjadi melalui neuron dan sinapsis di otak.

  1. Memori Otot (Muscle Memory)

Bukan di otot secara harfiah, tapi gabungan antara sistem saraf motorik dengan otot yang beradaptasi. Hal ini digunakan saat mengendarai motor, mengetik cepat, main gitar, berenang dan kegiatan lainnya. Tubuh terasa “ingat sendiri” dan bekerja sendiri tanpa berpikir.

  1. Memori Sistem Imun (Immune Memory)

Terdapat pada limfosit T, limfosit B, dan  sel plasma. Fungsinya agar tubuh mengingat penyakit yang pernah masuk, membentuk kekebalan, dan sebagai dasar dari vaksin. Inilah alasan seseorang kebal setelah terkena penyakit tertentu, atau bahkan alergi dengan benda tertentu.

  1. Memori Genetik (Genetic Memory)

Tersimpan dalam DNA. Ini bukan memori pengalaman, tapi memori biologis yang diwariskan. Contoh insting dasar, pola respon sel (bentuk tubuh), sifat bawaan tubuh (warna kulit, dll).

  1. Seluruh Sel Tubuh Menyimpan “Memori Kerja” Sendiri

Setiap sel di dalam tubuh membawa informasi genetik (DNA), instruksi menjalankan fungsi, cara merespons rangsangan. Contohnya sel kulit “ingat” cara memperbaiki luka danmenghadapi suhu, sel otot “ingat” untuk memperbesar diri bila sering dilatih, dan sel pankreas “ingat” kapan melepaskan insulin.  Ini bukan memori pikiran, tapi memori biologis.

  1. Memori Emosional (Emotional Memory)

Disimpan di sistem limbik (amigdala, hippocampus). Tetapi ukurannya mempengaruhi seluruh tubuh, misalnya trauma membuat jantung berdebar, fobia membuat tubuh tegang, pengalaman baik membuat tubuh rileks. Ini “memori tubuh” dalam arti respons fisik terhadap pengalaman.

LALU BAGAIMANA MEMORI DI PERANGKAT KERAS

Dalam komputer, “memori” mencakup berbagai lapisan penyimpanan yang berbeda fungsi dan kecepatannya. Berikut pembagian lengkapnya:

  1. Memori Utama (Main Memory / RAM)
    RAM (Random Access Memory) berfungsi sebagai penyimpanan cepat dan sementara untuk data yang sedang diproses CPU. Data hilang jika listrik mati.
  2. Memori Sekunder (Secondary Storage)
    SSD – Solid State Drive sebagai penyimpanan permanen berbasis chip flash, sangat cepat.
    HDD – Hard Disk Drive sebagai penyimpanan permanen berbasis piringan magnet, lebih lambat dari SSD.
    eMMC – embedded Multi-Media Card sebagai penyimpanan flash bawaan pada perangkat murah (HP/laptop).
    Optical Disc (CD/DVD) sebagai penyimpanan menggunakan sinar laser untuk membaca/menulis.
    USB Flashdisk (Universal Serial Bus Flash Drive) sebagai penyimpanan portable menggunakan memori flash.
  3. Memori Cache (L1, L2, L3)
    CPU Cache – (Cache Level 1, Level 2, Level 3) Memori sangat cepat di dalam prosesor untuk menyimpan data yang sering digunakan CPU, lokasi fisiknya berada di dekat inti prosesor.
  4. Memori Register
    CPU Register adalah ruang sangat kecil dan sangat cepat di dalam CPU untuk menyimpan data/instruksi yang sedang diproses.
  5. Memori Virtual (Virtual Memory)
    Pagefile (Windows) adalah file di storage yang bertindak seperti RAM tambahan.
    Swap (Linux/Android) adalah bagian storage yang digunakan untuk memperluas RAM.
  6. Memori Tambahan / Eksternal
    SD Card – Secure Digital Card yaitu kartu memori portable untuk menyimpan file.
    MicroSD – Micro Secure Digital yaitu versi mini SD card.
    External HDD/SSD yaitu penyimpanan portabel yang dihubungkan lewat USB.
  7. Memori Non-Volatile (NVM / Firmware Memory)
    ROM – Read Only Memory berfungsi menyimpan instruksi tetap, tidak mudah diubah.
    EEPROM – Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory yaitu ROM yang bisa dihapus dan diprogram ulang secara elektrik.
    Flash ROM yaitu ROM berbasis teknologi flash, digunakan pada BIOS/firmware modern.
    BIOS – Basic Input/Output System yaitu Firmware awal pada motherboard untuk menginisialisasi perangkat keras.
    UEFI – Unified Extensible Firmware Interface yaitu pengganti BIOS, lebih modern dan fleksibel.
    CMOS – Complementary Metal-Oxide Semiconductor yaitu memori kecil yang menyimpan konfigurasi sistem seperti waktu dan setting BIOS/UEFI.

Storage adalah media penyimpanan permanen pada komputer yang digunakan untuk menyimpan data jangka panjang, seperti file, aplikasi, sistem operasi, foto, video, dan dokumen.

Perbedaan storage vs memori (RAM) dengan analogi
RAM = meja kerja
Data ditaruh sementara untuk bekerja cepat, tapi hilang jika meja dibersihkan.
Storage = lemari penyimpanan
Tempat menyimpan semua barang secara permanen

Dalam bahasa Inggris sehari-hari, kata memory kadang dipakai luas sebagai “tempat menyimpan data”.
Karena itu beberapa buku atau guru menyebut
secondary memory = storage
mass storage = storage
Istilah secondary memory memang sudah lama dipakai, tetapi arti sebenarnya adalah “secondary storage“.

Lalu apa hubungannya ketika storage penuh (yang saya bilang memory) → aplikasi lemot karena:
✔ virtual memory tidak bisa bekerja (karena tetap butuh storage).
✔ cache & temp file tidak bisa dibuat (juga butuh storage).
✔ SSD melambat drastis
✔ aplikasi tidak bisa menulis data
✔ OS tidak bisa melakukan optimasi otomatis
Walaupun RAM masih banyak, sistem tetap melambat

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan